Tampilkan postingan dengan label IPTEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPTEK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Januari 2011

Mengenal PROXY Server dan Fungsinya


Kata Proxy berasal dari bahasa Latin proximus, yang berarti dekat. Proxy server adalah sebuah server yang membantu kita untuk mempertahankan privasi kita dalam mengakses Internet. Saat kita mengakses Internet menggunakan proxy, web page yang kita kunjungi tidak akan dapat melihat kita. Web page tersebut hanya akan melihat proxy yang kita gunakan saja. Proxy server beroperasi sebagai berikut.
Client tersambung dengan proxy server, dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page ataupun lainnya. Proxy server kemudian mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filter nya.
Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP address atau protocol. Jika permintaan tersebut divalidasi oleh filternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambungkan ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk client nya.


Proxy server dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain:
  • Untuk menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan
  • Untuk mempercepat akses ke resources yang diperlukan
  • Untuk membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya.
  • Untuk melewati kontrol keamanan/parental
  • Untuk melindungi identitas saat sedang online
Proxy server yang melanjutkan permintaan dan jawaban tanpa modifikasi biasanya disebut dengan gateway atau tunneling proxy. Sebuah proxy server dapat ditaruh di komputer client, atau di beberapa lokasi diantara client dan server-server yang dituju.
Reverse proxy adalah sebuah proxy yang digunakan sebagai front-end, dengan maksud untuk mengontrol dan melindungi akses ke sebuah server atau private network. Biasanya reverse proxy melakukan hal-hal seperti load-balancing, authentication, decryption, atau caching.


Sumber:
http://www.klik-kanan.com/mengenal-proxy-server-dan-fungsinya.htm

Minggu, 23 Januari 2011

Konsumsi Tempe Agar Awet Muda

Segala daya upaya telah dilakukan oleh umat manusia untuk dapat berpenampilan awet muda, mulai dari penggunaan kosmetik, pemberian hormon sampai menjadi vegetarian. Dengan segala resiko dan tingkat keberhasilan yang bervariasi. Berdasarkan kajian-kajian teori, penelitian dan fakta yang ada, ternyata tempe merupakan jenis makanan yang mampu memberikan dampak awet muda. Dengan catatan, tempe yang dikonsumsi adalah tempe yang bermutu baik dengan pola konsumsi yang juga teratur (minimal 100 gram/hari).
 
Tempe tergolong makanan yang dapat membuat awet muda karena tempe memenuhi beberapa kriteria penting sebagai berikut :
  • merupakan makanan yang dapat meningkatkan kebugaran dan daya tahan fisik konsumennya.
  • mampu menunda dan menghambat munculnya penyakit degeneratif.
  • mengurangi berbagai penyakit terkait dengan gizi.
  • dapat memperpanjang harapan hidup konsumennya.

Keistimewaan tempe :
  • Kandungan proteinnya cukup tinggi.
    Dalam 100 gram tempe segar terkandung 10 gram protein.
  • Kandungan lemak tempe cukup tinggi.
    Yaitu 6,8 gram lemak dalam 100 gram tempe segar. Namun tempe memiliki keunikan menghasilkan enzim lipae, yang mampu menguraikan lemak menjadi asam lemak esensial seperti linoleat, linolenat dan oleat. Asam lemak ini merupakan komponen sel dan molekul sumber energi.
  • Kadar karbohidrat tempe relatif rendah, sekitar 9,4 %.
  • Kandungan kalorinya relatif rendah.
    Dalam 100 gram tempe hanya terdapat 157 kalori. Dengan demikian tempe merupakan makanan yang cocok bagi penderita diabetes, orang yang diet atau yang ingin langsing.
  • Tempe sangat kaya akan vitamin, seperti tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), vitamin B12 dan vitamin E.
  • Mengandung kalsium (Ca).

Hasil penelitian menunjukkan, pola konsumsi tempe secara teratur, setiap hari dapat menurunkan kadar LDL (low density lipoprotein) dalam darah. LDL merupakan komponen yang bertanggung jawab terhadap penumpukan kolesterol di dinding arteri, oleh sebab itu disebut "kolesterol jahat". Zat yang berperan memerangi "kolesterol jahat" tersebut ialah asam linoleat, asam linolenat, serat, niasin dan kalsium. Selain itu tempe juga mengandung senyawa yang mampu menghambat aktivitas HMG-CoA reduktase, enzim yang berperan dalam pembentukan kolesterol.

Beberapa khasiat tempe lainnya :
  • Menghindari terjadinya penyakit jantung.
  • Mencegah terjadinya kanker.
  • Memperbaiki metabolisme hormon steroid, menurunkan kolesterol dan melindungi sel-sel hati dari kontaminasi senyawa racun tertentu.
  • Mencegah pertumbuhan sel kanker prostat tahap kritis.
  • Meningkatkan ketahanan tubuh terhadap escherichiacdi (bakteri penyebab diare pada anak-anak dan balita).
  • Antibiotik, yang menyebabkan kekebalan terhadap penyakit disentri, tifus dan kolera.



sumber :

http://281online.tripod.com/iptek/tempe.html

Memahami Teori Butterfly Effect


Butterfly Effect merupakan istilah sebuah teori Chaos, istilah yang merujuk pada pemikiran bahwa kepakan sayap kupu-kupu yang terjadi saat ini di hutan Brazil dapat menghasilkan tornado beberapa bulan kemudian di Texas.
Bagaimana mungkin “hanya” dengan kepakan sayap kupu-kupu dapat menghasilkan badai tornado ?
Butterfly Effect dapat diartikan bahwa suatu perbuatan atau akibat kecil akan berakibat secara langsung dengan efek besar pada lain waktu dan lain tempat. Anda mungkin teringat film “The Butterfly Effect” yang diperankan Aston Kutcher.


Adalah  Edward Lorenz, seorang peneliti meteorologi. Melakukan peramalan cuaca dan menyelesaikan 12 persamaan diferensial non-linear dengan komputer. Pada awalnya, ia mencetak hasil perhitungan dengan format enam digit desimal, untuk menghemat waktu, ia memasukkan hanya tiga digit desimal. Lorenz terkejut ketika menemukan hasil yang sangat berbeda, kurva yang sebelumnya berhimpitan, bergeser sedikit demi sedikit sehingga membentuk model yang sama sekali berbeda. Jumlah 3 digit desimal yang “dibuang” dan sekiranya dianggap tidak terlalu significant, ternyata memberikan hasil akhir yang luar biasa berbeda.


Mungkinkah demikian pula pada “efek kepakan sayap kupu-kupu” ?
Yang bila kupu-kupu terbang melintas didepan mata kita, angin dari kepakan sayapnya hampir tidak bisa kita rasakan, tapi dapat memberikan efek yang besar dikemudian hari ?

Hal ini mengacu, bahwa kepakan sayap kupu-kupu dapat membuat perubahan kecil di atmosfer, yang mungkin pada akhirnya mengubah jalan dari tornado atau menunda terjadinya tornado disuatu tempat, atau mungkin mempercepat atau bahkan mencegah terjadinya tornado di lokasi tertentu. Walaupun kupu-kupu mengepakkan sayapnya secara konstan, lokasi kupu-kupu, konsekuensi yang muncul, dan bermilyar kemungkinan dapat memberikan hasil yang bervariasi.


Ini bagian dari teori Chaos, yaitu milyaran kemungkinan dari “efek kepakan sayap kupu-kupu”

Butterfly Effect memang sebuah metafora yang mencakup konsep “ketergantungan yang sensitif” pada kondisi awal dalam teori Chaos, yaitu perbedaan kecil pada suatu sistem dapat memberikan efek atau variasi yang besar dalam jangka panjang.


Misalnya Bill Gates tidak suka mengkhayal disekolah, dan tidak di keluarkan dari sekolah. Mungkin ia akan gagal atau terlambat menciptakan sistem operasi Ms. Windows. Maka, orang-orang yang menemukan jodohnya di aplikasi yang berjalan di sistem operasi Windows dan terhubung ke Internet, akan terlambat atau tidak mendapatkan jodoh, sehingga anak-anak merekapun terlambat lahir atau tidak terlahir kedunia. Dan kita juga, tidak akan “semudah” saat ini memakai komputer, karena pada awal munculnya Personal Computer, Windows adalah sistem operasi yang paling user friendly. Dan tentu saja, anda tidak akan membaca tulisan ini. Bisa tercipta milyaran kemungkinan.


Atau cerita tentang Hitler yang pernah di Selamatkan oleh seorang Jewish ketika dia masih kecil....
Seorang Jewish bernama Kouscher sedang diramal oleh seorang Gypsy yang mengatakan bahwa dia akan membawa bencana pada dunia. Si Gypsy menyuruh dia banyak2x melakukan kebaikan agar bencana itu tidak terjadi.
Dia berpikir keras bagaimana caranya supaya dia tidak membawa bencana. Suatu hari ketika dia sedang melintasi sebuah rel kereta, dia melihat seorang anak berusia 10 thn tersangkut di rel itu, dia menyelemakatkan anak itu dari rel kereta api itu.
Hatinya merasa senang karena dia bisa menyelamatan anak itu dan berpikir bahwa dia telah melakuakn satu perbuatan baik.
Yang dia tidak tahu adalah anak itu bernama Adolf Hitler.....and the rest is history.


Kisah-kisah diatas merupakan sebuah contoh bagaimana teory Butterfly Effeik,bisa sangat mungkin terjadi,walaupun dalam realisasi kejadiannya memerlukan rentang  atau jeda waktu.



Sumber :
http://auliasubhan.blogspot.com/2011/01/teori-butterfly-effect.html

Sabtu, 22 Januari 2011

Berikut Adalah 6 Penemuan Paling Konyol Sepanjang Abad Ke-20

Kehadiran abad ke-20 ditandai dengan sejumlah penemuan-penemuan hebat yang mengubah kehidupan peradaban manusia. Ada penemuan mobil canggih, pesawat juga internet. Di abad tersebut manusia bahkan mampu menjejakkan kakinya ke Bulan.

Namun, tidak semua penemuan pada abad itu layak untuk dimasukkan ke dalam buku sejarah. Sebab, beberapa temuan dinyatakan gagal, bahkan konyol. Apa saja temuan yang termasuk dalam kategori tak berguna itu?

1. TV Kacamata, 1963. Penemu, Hugo Gernsback memakai kacamata TV, produk itu tak pernah dirilis.




2. Papan seluncur bermotor. Penemu asal Hollywood, Joe Gilpin mengendarai papan luncur bermotor pada 1948.




 3. Kandang bayi berkawat yang diletakkan di luar jendela.  
Seorang pengasuh bayi mengawasi bayi yang dimasukkan dalam kandang kawat yang berada di luar jendela gedung tinggi pada tahun 1937. Kandang ini dibagikan pada anggota Chelsea Baby Club di London yang tidak memiliki taman atau yang tega menempatkan bayi mereka di atas jalanan yang ramai.



4. Payung rokok antihujan. 
Presiden Zeus Corp, Robert L. Stern, menggunakan payung rokok yang ia rancang sendiri pada 1954. Tidak akan basah walaupun hujan.



5. Elektrometer Hubbart. 
Penulis fiksi ilmiah dan pendiri gereja aliran Scientology, L. Ron Hubbard menggunakan elektrometer Hubbard untuk mencari tahu apakah tomat merasakan sakit pada tahun 1968. Apa yang ia lakukan berujung pada kesimpulan: 'tomat menjerit saat dipotong'.




6. Robot penembak.  
Sebuah robot yang dilengkapi dengan senapan diadu dengan penembak manusia pada 1960. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan. Bijaksanakah melengkapi robot dengan pistol ?





Sumber:
http://nugum.blogspot.com/2011/01/6-foto-penemuan-paling-konyol-sepanjang.html